Tentang Menikah

Di umur-umuran segini, sekitar 21 tahun ke atas, paling nggak kata menikah pernah sepintas (or sering) kita pikirkan. Baik itu karena memang sedang merancang life planning, obrolan dengan teman/sahabat, dorongan dari orangtua, keluarga besar atau lingkungan sekitar, atau kebawa perasaan setelah menghadiri walimahan teman. Hehe… Apalagi tahun ini kayaknya memang lagi kenceng-kencengnya isyu tentang kekkonsuru (menikah) berhembus di kalangan angkatanku (2004), yang notabene sudah/akan selesai masa kuliahnya.

Tercatat, sudah 8 orang teman seangkatan SMA ku yang sudah berubah status menjadi married alias not single anymore, bahkan sudah ada yang menyandang gelar Ayah or Ibu (rajin amat ngitungnya ^^). Tiga diantara mereka adalah sahabat karibku (sudah bisa ketebak nih, arah pembicaraannya)

Yah, gimana ya, kalau ada yang mancing ngomongin soal nikah, pasti kepancing. Hehe….Apalagi memang akhir-akhir ini, faktor-faktor yang sudah kusebutkan di atas menjadi tukang pancingnya. (ketoke, koq malah seneng ya, dipancing)

Misalnya, life planning. Kalau ini memang harus dirancang (faktor internal). Trus, obrolan dengan teman. Wuih, yang ini almost everyday dah. Apalagi lingkungan baruku di sini, kebanyakan ibu-ibu muda, jadinya ya gitu deh. Dorongan dari orangtua: kalau yang ini, terepresentasikan dari ucapan ibuku, “Wah, ngiri deh kalau ibu dapet undangan nikah anaknya tante x. Kapan ya, giliran anak ibu?”. Kalau ibuku sudah ngomong seperti ini, Aku akan pura-pura gak denger or langsung mengalihkan pembicaraan. Coz, malu sih, tersipu-sipu gitu. Haha….. (jujur amat yak XD)

Nah, kalau faktor yang terakhir, itu yang paling sering bikin gimana gitu!! Menghadiri walimahan teman SMA sekaligus menjadi ajang berkumpul dan reuni dengan teman-teman lain yang menghadirinya. Pasti deh, ada yang nanya, “Chik, kapan nih nyusul? Kamu kan dah selesai kuliahnya?” Wawa…..piye yo? Mbuh ah…..Ato ada juga yang nanya, “Dah ada calonnya?”. Aku akan menjawab dengan mantab, “Alhamdulillah, insyaAllah sudah ada :D”.

Tapi, jangan terlalu ber-husnudzon, kawan :p. Maksudnya, insyaAllah, DIA sudah menyiapkan jodoh, seseorang yang akan menjadi pendamping hidupku. Bahkan sejak sebelum aku ada di dunia ini. Hanya saja, mungkin belum waktunya aku bertemu dengannya. Jadi, belum tahu deh siapa, kayak apa, or di mana orangnya (wallahu a’lam). Masih “Mr. Fulan”. Kadang aku merasa penasaran, siapakah pangeran berkuda putih itu (kenapa selalu kuda putih yak??) , yang mengucapkan, “Watashi to kekkon-shite kudasai!”. Kya..kya..😄

Trus, pernah juga ngobrol dengan seorang sahabat SMA-ku. Sewaktu KKN dulu (kami KKN bareng), kami puna rencana untuk bersama-sama akan menikah pada 080808 (08 Agustus 2008). Tapi, terakhir aku berkunjung ke rumahnya, kami berdua sontak terbahak-bahak pas membahas rencana ini. Coz kalau dipikir-pikir, sekarang dah bulan Juli. It means, muri da yo!! Wong blom ketemu. Bagaimana mungkin mencari seseorang yang akan jadi pendamping seumur hidup hanya dalam waktu 1 bulan!!! Jadi diundur deh, 090909, or 101010, or 111111, or 121212 (iki wis maksimal. Tidak akan ada bulan ke-13. hehe…). Aneh ya, sudah nentuin tanggal sebelum ketemu calonnya. haha….. Intinya, saat ini aku lebih memilih untuk menanti daripada mencari. Mbuh ngopo. masih belum ngrasa pantes aja.

Ibu mengajarkan sebuah doa padaku, “Ya Allah, berikanlah aku jodoh yang Engkau ridhoi. Dan dekatkanlah aku dengan cara yang Engkau Ridhoi pula. Berikanlah aku seseorang yang, bukan paling unggul dalam segala hal, tapi seseorang yang paling tepat untukku. Yang terpenting adalah seseorang yang bisa membuatku semakin dekat pada-Mu…”

Aamiin yaa Rabb.

2 thoughts on “Tentang Menikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s