[Story] Yatta, jadi Mahasiswa (Lagi!)

Setelah lama tak menulis, akhirnya ada juga kesempatan untuk menggerakkan jemariku di atas keyboard ini. Hampir sebulan tak meng-klik posting blog, jadi kerasa ada yang hilang. Alasannya klasik, tak ada waktu untuk menulis.

Alhamdulillah, finally setelah penantian selama 6 bulan, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Hari pertama jadi mahasiswa lagi!! He..he¦.btw, hari pertama itu sudah terjadi akhir Agustus lalu, dan semenjak saat itu kesibukan sebagai mahasiswa (lagi) resmi dimulai!

Aku telah terdaftar sebagai salah satu mahasiswa baru tahun ajaran 2008/2009 di universitas yang terletak di hutan kota Depok. Tak terbayang, universitas yang dulu sempat kujadikan sasaran suudzon ini, kini menjadi almamaterku. Setelah menjalani beberapa hari kehidupan baruku, aku tahu bahwa aku sudah berburuk sangka dan khilaf. Maaf ya kampusku >_<! Then, selama satu setengah tahun ke depan (InsyaAllah), aku akan diperbolehkan memiliki JAKUN! Jaket kuning yang menjadi jas almamater universitas ini. Tapi, sepertinya sekarang belum bisa dipake deh. Coz, jaketnya belum jadi dan belum dibagikan…he..he….Eh, btw inget JAKUN, jadi keinget film Soe Hok Gie.

Kehidupan keseharian mahasiswa pasca sarjana akan sangat berbeda dengan kehidupan saat mahasiswa S1 dulu (tentu saja), begitu yang dikatakan oleh bapak ketua program studi tempatku menuntut ilmu. Hm…benar juga pak…Sudah kerasa koq perbedaannya….Coz aku sudah menjalani kehidupan mahasiswa ini selama lebih dari 3 pekan. Semenjak itu, aku mulai menjalani rutinitas ngampus setiap harinya. Then, karena masih semester pertama, maka kuliah yang diikuti masih sistem paket, sehingga tak ada pilihan lain selain harus mengambil semuanya.

Setiap pagi-petang, jarak sekitar 23 km dari rumah Pondok Gede ke kampus Depok harus kutempuh bersama-sama dengan motor tercintaku yang telah bertransform menjadi Plat B. Kira-kira membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai ke Depok dengan kecepatan “normal”, tapi kalau kecepatan “ndak normal”, hanya memerlukan masa 45 minit sahaja ^___^! Rute perjalanannya : rumah – Jalan Gamprit – Jalan raya Jatiwaringin – Pondok Gede – Lubang Buaya – Taman Mini Indonesia Indah – Kampung Rambutan – Pasar Rebo – Pasar Minggu – Lenteng Agung – Depok. Mantab deh!!!

Asap tebal dan debu pekat sudah menjadi pelengkap wajib udara Jakarta, jadi harus selalu siap sedia masker! Trus, aku harus berjuang melewati jalanan Jakarta yang padat dan macetnya minta ampun. Pun harus berhati-hati dengan pengemudi motor dan angkot ganas yang bener-bener buta warna dan gak ngerti kalau jalan raya itu milik umum. Lampu merah dan lampu hijau ndak ada bedanya. Semuanya diterjang aja.Trus, seenaknya berhenti di tengah jalan. Gimana nggak bikin macet dan bahaya? Deuh, harus sabar, sabar!

Oh ya, di perjalanan inilah aku ditantang untuk membuktikan kemampuan mengendarai motorku yang sudah tertempa selama 7 tahun di Jogja. Menyelip-nyelip di antara mobil dan bis dengan pengaturan kecepatan yang luar biasa. He….he….Malah jadi gak beda jauh ama pengendara motor ganas lainnya. Hm…demo, sebisa mungkin aku harus tetap hati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang serba bebas ini, walau ndak ada pak polisinya. Btw, jadi kangen dengan ketatnya polantas Jogja (wis tau ketilang ping pindho jhe. he..he..)

Hm…lanjut lagi. Kesumpekan selama perjalanan itu cukup terbayar ketika aku sudah memasuki wilayah kampus. Pohon rindang nan hijau, danau buatan yang indah, serta udara segar membuatku lebih rileks…Apalagi, lokasi kuliahku terletak di sebuah tempat yang memiliki pemandangan alam yang OK, en ada bagian-bagian yang khas Jepang banget (ya iyalah. Wong kuliahnya di gedung Pusat Studi Jepang).

Advertisements

3 thoughts on “[Story] Yatta, jadi Mahasiswa (Lagi!)

  1. mbakje said: setelah lulus S2 mau ngapain no?

    InsyaAllah setelah dapet ijazah, pengen dapet "ijab sah" juga mbak….he…he….
    Mw mencari kerja sebagai dosen…..trus lanjut kuliah lagi….Semoga bisa dapet beasiswa LN. Amin….
    Jadi ikutan ADS mbak??? Sukses slalu yaks…^______________^

  2. mbakje said: setelah lulus S2 mau ngapain no?

    selamat menempuh kehidupan mahasiswa (lagi)…hehe..
    wedeh…. dilaju mbak?? ga ngekos aja? ato asrama? wktu itu ada ko..ibu2 pasca sarjana yg di asrama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s