[Tips] Berburu Beasiswa Pertukaran

Just wanna share info tentang pengalaman berburuku.

Sewaktu muda dulu (serasa dah tua banget ^^”), maksudnya waktu masih kuliah S1, aku sering ikutan berbagai kesempatan seleksi pertukaran mahasiswa ke beberapa Negara. Kalau dipikir-pikir, lumayan banyak juga tuh seleksi yang aku ikuti. Mulai dari yang seleksi tahap administrative, sampe seleksi wawancara. Mungkin ada sekitar 10-an. Jumlah gagalnya lebih banyak dari yang berhasil (tentu saja), yang penting usaha. Betul tidak? Tapi Alhamdulillah dari sekian usaha itu, beberapa diantaranya bisa didapatkan setelah perjuangan berdarah-darah. he..he..

Di bawah ini, aku sertakan tulisan mengenai tips beasiswa pertukaran mahasiswa, dari berbagai sumber dan berdasarkan hasil pemikiran berupa intisari hikmah dari pengalaman-pengalamanku itu, both yang gagal dan yang sukses. Pada intinya, dibalik kegagalan ada banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil. Dan justru, dari kegagalanlah kita bisa jadi belajar untuk memperbaiki diri dan menjadi seseorang yang lebih baik lagi ! Ough!

Semoga bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin🙂. Here they are!

TIPS BEASISWA LUAR NEGERI

BEASISWA , menurut sumbernya :
1. Kerjasama internasional universitas (termasuk fakultas, jurusan) dengan universitas/institusi di luar negeri, misal : UGM dg Tokyo University, UGM dg AUN (ASEAN University Network). Lebih lanjut, silahkan bertanya ke Kantor Internasional di masing-masing universitas.
2. Lembaga pemerintah/Departemen-departemen, misal : Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, DEPLU, dll
3. Lembaga/Institusi/Organisasi Internasional, misal : DAAD, IIEF, dll

BEASISWA, menurut sifatnya :
1. Beasiswa penuh : termasuk transport PP, uang pendidikan/kuliah, dan biaya hidup bulanan.
2. Beasiswa parsial. Misal : hanya diberikan uang pendidikan/kuliah, tapi tidak termasuk biaya hidup, atau tidak termasuk tiket transport PP.

BEASISWA, menurut jangka waktunya:
1. Kuliah S1, S2, S3 dan penelitian : 1-4 tahun (jangka panjang)
2. Pertukaran Pelajar/Mahasiswa/Pemuda (non-degree) : 1 bulan – 1 tahun
3. Event internasional (non-degree): hitungan hari – maks. 1 bulan

BEASISWA PERTUKARAN MAHASISWA
Dokumen Standar (selalu siap sedia) :

  • Curriculum Vitae (in English), lengkap dan padat (tidak terlalu banyak, kira-kira maks. 3 halaman), sertakan kondisi 5 tahun terakhir dan prestasi yang paling menonjol saja.
  • Transkrip nilai kuliah (in English), difotokopi dan dilegalisir
  • Fotokopi sertifikat bahasa Inggris (TOEFL prefer yang ITP, syukur-syukur kalau ada yang Internasional, IELTS) atau bahasa asing lainnya. Misal : JLPT (Jepang), HSK (China), KLPT/TOPIK (Korea), TestDaF dll, yang masih berlaku (maksimal 2 tahun dari tesnya)
  • Fotokopi sertifikat kegiatan atau bukti prestasi yang sejalur dan mendukung
  • Foto ukuran 3×4 dan atau 4×6 (prefer yang berwarna dan terbaru)
  • Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.
  • Siap-siap membuat essay tentang study plan atau essay lain sesuai dengan yang diminta oleh penyelenggara (prefer in English).
  • Siap-siap mencari pemberi rekomendasi (dari dosen senior, ka-jur, dekan, dll)
  • Siap-siap mencari surat keterangan sehat lengkap (misal; disertai hasil foto X-ray terbaru, dll)
  • Perhatikan deadline dan kelengkapan persyaratan (check list)

Tahapan Seleksi
1. Seleksi administratif (baik di tingkat fakultas, di tingkat rektorat, dan atau oleh pihak penyelenggara), dan/atau
2. Seleksi wawancara, dan/atau
3. Seleksi kemampuan seni dan budaya

Yang perlu diperhatikan dan tidak dilupakan !!!
1. Kewajiban terhadap kuliah yang ditinggalkan ; Rencana studi selama kuliah (durasi waktu, TA/skripsi, ujian mid term & ujian akhir, tugas-tugas, wisuda dll)
2. Kewajiban selama masa program pertukaran ; ada sistem pemantauan dan evaluasi dari universitas ybs., dll. So, jangan terlalu banyak main dan jalan-jalan (oops, nyindir diri sendiri nih ;D!)

Aktivitas selama program pertukaran :
1. Mengikuti kuliah reguler, termasuk ujian/tes akhir.
2. Mengikuti kelas bahasa (Inggris, Jepang, Korea, Mandarin, dll).
3. Pengenalan, presentasi dan atau pertunjukan budaya Indonesia.
4. Presentasi essay / lomba pidato.
5. Field visit / field work
6. Study tour, alias jalan-jalan ^_^
7. Aktivitas klub / kegiatan mahasiswa
8. Kegiatan organisasi (PPI, dll)
9. Kegiatan bebas

Tantangan
1.Permasalahan Finansial : uang transport, biaya hidup, fiskal, pencarian sponsor, dll
2. Permasalahan birokrasi & administrasi : visa, bebas fiskal, calling visa, paspor, dll
3. Kemampuan bahasa, misal : kemampuan bahasa Inggris aktif kurang (hanya pasif tertulis), atau keterbatasan kemampuan bahasa asing lainnya.
4. Cultural shock karena perbedaan budaya dan belum bisa beradaptasi. Misal ; masalah kedisiplinan, bersosialisasi dengan masyarakat, dll.
5. Home sick (kangen pengen pulang kampung) dan mendadak ingin memiliki pintu ke mana sajanya Doraemon😀
6. Makanan dan minuman ; baik dari segi kehalalan maupun rasa.

TIPS & SARAN
1. Selalu menyiapkan dokumen standar untuk seleksi beasiswa,
2. Meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi akademik, aktivitas organisasi, skill, kemampuan bahasa, dan tentu saja MORAL!
3. Aktif searching informasi beasiswa pertukaran atau lomba yang berhadiah ke Luar negeri, secara berkala (setiap satu pekan sekali, etc). Misal : Bergabung diMailing list beasiswa, blog/website beasiswa, dan Googling atau cari di Yahoo Search! dengan kata kunci yang spesifik
4. Berbagi dan menyebarluaskan informasi beasiswa atau lomba (tidak menyembunyikan informasi),
5. Bersikap Sportif dan kompetitif (secara sehat),
6. Sering-sering berdiskusi, konsultasi, dan sharing pengalaman dengan teman lain.
7. Pantang menyerah untuk selalu mencoba, dan selalu mengevaluasi diri dari tiap kesempatan yang pernah dicoba.

Daftar beberapa Website info beasiswa :
1. IIEF : http://iief.or.id/scholarship.php
2. Blog Beasiswa : http://scholarshipcalendar.com/
3. Blog Beasiswa : http://beasiswa.blogs.ie/
4. Website Kedutaan Rusia : http://www.indonesia.mid.ru/
5. Australia Development Scholarship : http://www.adsjakarta.or.id/
6. JASSO (Japan) : http://www.jasso.go.jp/index_e.html
7. Study in Japan : http://www.studyjapan.go.jp/en/
8. Website Kedutaan Jepang : http://www.id.emb-japan.go.jp/
9. Website OIA UGM : http://oia.ugm.ac.id
10. Website UI : http://www.ui.ac.id/
11. Website Sekretariat AUN : http://aun-sec.org/scholarship.html
12. Tanyakan pada GOOGLE ^^

17 thoughts on “[Tips] Berburu Beasiswa Pertukaran

  1. iie, kochira koso. Smoga bermanfaat dan dapat menjadi pemacu semangat untuk "berburu" beasiswa (khususnya exchange student). Itsumo ganbatte ne😀

  2. chikupunya said: – Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.

    caranya mbikin paspor gimana mbak, sedangkn kita kan baru mau apply exchange student yang berarti bahwa belum tentu jadi pergi ke luar negeri (klw tidak lolos seleki exchange student)?
    klw bikin paspor bukannya diwawancara ama petugas imigrasi juga y mbak? yg berarti bhwa harus jelas ke luar negeri ke mana, mau apa, dll? sedang kan blm pasti lolos seleksi exchange student it sendiri? gimana mba? mohon solusinya. terima kasih mbak sebelumny

  3. chikupunya said: – Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.

    mbak, dapet beasiswanya darimana? adakah teman mbak yang pernah apply buat otsuka foundation? boleh bagi2 pengalamannya? terimakasih…

  4. chikupunya said: – Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.

    dear mbak, salam kenal sebelumnya. Tx for add :D! So far, beasiswa yang saya dapatkan berupa beasiswa short term exchange dan riset. kalau beasiswa kuliah untuk waktu panjang di LN belum pernah.
    Terkait Otsuka foundation, saya malah baru tahu mbak. Dan saya juga belum pernah mendengar ada teman yang pernah mendapatkannya. Jadi mohon maaf belum bisa ada yang dibagi ceritanya ^^".
    Namun, barusan saya membaca persyaratannya di
    http://www.otsukafoundation.org/english/guide.html . Menurut saya, hal penting pertama adalah melengkapi seluruh persyaratannya dahulu. Further discussion, ayo ngobrol via email saya di : red_now14@yahoo.com
    Yoroshiku nggih :D! Semoga sukses selalu…

  5. chikupunya said: – Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.

    maap baru baca reply nya ^^". Ndak masalah koq, sewaktu mengurus paspor, bilang aja ke bapak/mas/mbak petugasnya, kalo mw bikin paspor untuk keperluan ikut seleksi beasiswa. Bukan suatu keharusan untuk langsung ke luar negeri. Di persyaratan mbikin paspornya juga tidak ada tulisan "harus" keluar negeri setelah paspor jadi. he..he.. Interviewnya untuk formalitas saja. Pihak imigrasi hanya ingin tahu. Begitu sejauh pengalaman saya.. Selamat mengurus2😀

  6. chikupunya said: – Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.

    sami-sami. Yoroshiku ne :D! Oya, maap fb-nya, saya de-activate-kan untuk sementara. Klo ada hal yang bisa saya bantu, kontak via email aja. Sankyu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s