KWJ 2008

Saat ini aku mau cerita tentang kehidupan perkuliahan yang baru kujalani 3 pekan terhitung akhir Agustus kemaren. Di jenjang S2 ini, aku mengambil program studi KWJ alias Kajian Wilayah Jepang, yang merupakan bagian dari program pascasarjana UI. Kegiatan perkuliahan KWJ dilakukan di gedung kuliah Pusat Studi Jepang UI, kampus Depok.

Banyak yang mengira bahwa prodi ini identik dengan bahasa Jepang. Memang tak salah, namun juga tak sepenuhnya benar. Di KWJ ada empat penjurusan topik, antara lain : Bahasa dan budaya Jepang, Budaya dan Masyarakat Jepang, Bisnis dan korporasi Jepang, serta Diplomasi Jepang. Nah, berhubung dulu sewaktu S1 daku mengambil Ilmu HI UGM yang notabene bertitel SIP, maka aku mencoba untuk mengaitkan Studi kejepangan dengan ilmu politik, sehingga kupilihlah topik Diplomasi Jepang. Tapi tak menutup kemungkinan untuk ikutan kuliah topik yang lain.

Oh ya sebelumnya, banyak yang tanya alasanku mengapa milih KWJ? Apa hubungannya dengan HI? Apa hayo? Tentu ada hubungannya. Ilmu Hubungan Internasional berarti hubungan dengan negara-negara lain di dunia. Jepang merupakan bagian dari negara yang ada di dunia. Maka, studi tentang Jepang juga berarti studi hubungan internasional, namun dalam kasus ini penstudiannya lebih spesifik ke area Jepang.

Perlu diketahui pula, bahwa dalam studi HI, ada pengelompokan studi kawasan bagi para mahasiswanya, sesuai dengan minat masing-masing, seperti studi kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Eropa, Amerika, Australia, Timur Tengah, dll. Berhubung aku suka dan minat sekali dengan studi kawasan Asia Timur (terbukti dengan keikutsertaanku pada semua mata kuliah kawasan Asia Timur semasa S1 dulu) , maka kuambillah Kajian Wilayah Jepang sebagai kelanjutan studiku. Sore de, kankei ga aru yo ^^!

Nah, lanjut lagi. Di KWJ, tentu studinya terkait dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan Jepang, namun perspektif studinya dari multidisipliner. Memang secara kebanyakan mahasiswa KWJ berlatarbelakangkan S1 Sastra Jepang, tapi ada juga lho temen-temen yang berasal dari jurusan lain, seperti Teknik, Hukum, en Fisipol. Karena perbedaan latar belakang inilah, maka diperlukan adanya suatu penyamaan keilmuan melalui kuliah Matrikulasi. Ada macam-macam matrikulasinya, tapi yang kuikuti antara lain matrikulasi bahasa Jepang (wajib bagi yang belum memiliki sertifikat JLPT level 3), matrikulasi kejepangan, dan matrikulasi teori-teori sosial dasar yang dilaksanakan berbarengan dengan mata kuliah lain di semester berjalan.

Hm…btw, ada juga beberapa kuliah lain yang kuikuti. Semuanya memberikanku pandangan yang mendalam tentang Jepang, baik dari sisi historis, struktural masyarakat, agama, budaya hingga politiknya. Pokoke dari sisi pandang yang bener-bener beda. Jadi, pengetahuanku tentang Jepang tak lagi sebatas tentang komik (manga) , anime, dorama, J-Pop or pop culture (lainnya). Hehe… Justru sekarang malah bisa mengaitkan antara cerita di manga/anime dengan sejarah Jepang, misal : cerita Samurai X Rurouni Kenshin dengan sejarah masa Restorasi Meiji. Hiburan-hiburan itu kini memiliki arti yang lebih dari sekedar hiburan.

Kuliah di KWJ diberikan oleh orang-orang yang kompeten dalam studi Kejepangan. Bahkan ada juga kuliah-kuliah yang diberikan langsung oleh dosen tamu dari Jepang (rutin), para penggedhe perusahaan Jepang di Indonesia (Top manager), duta besar negara sahabat, penggedhe birokrat kita, praktisi (diplomat), sampai para expert pemerintah Jepang (melalui Japan Foundation dan JICA). Seneng deh! Apalagi ada juga kuliah lapangannya ^ ^

Selain itu, berhubung KWJ adalah satu-satunya program studi wilayah Jepang yang ada di Indonesia, maka hubungan dan jaringan dengan berbagai institusi/ Perusahaan Jepang cukup dekat. Ada pula kesempatan untuk mengikuti short course bahasa Jepang dengan beasiswa dari Japan Foundation, atau perusahaan Jepang. Alhamdulillah, saat di KWJ, aku berkesempatan untuk mengikuti program JENESYS dari Japan Foundation – Tokyo selama 8 minggu.

Advertisements

10 thoughts on “KWJ 2008

  1. wah….sepertinya menyenangkan sekali, chik. pengen dunk diceritain kapan-kapan. kalo kita ada kesempatan silaturahim lagi, bagi2 ilmunya ya….
    aq suka diceritain tentang hal-hal baru. apalagi kalo yg cerita chiku pasti jadi lebih heroik

    -luph-

  2. ari

    Assalamualaikum mbak Retno a.k.a. mbak Chiku
    *sokkenalmodeON
    mbak saya berencana untuk masuk KWJ juga, apakah tersedia beasiswa yang bisa didapat setelah terdaftar sebagai mahasiswa?

    1. wa’alaykumussalam wr wb. Halao ari, salam kenal :). Terima kasih kunjungannya. Ada, di KWJ ada beasiswa dari Japan Foundation – Jakarta dan ada juga kesempatan untuk ikutan short course bahasa Jepang dari Osaka Gas Foundation/ Japan Foundation. Tapi untuk update yg terbaru, sebaiknya coba kontak langsung KWJ yah :). Soalnya saya sudah lama gak update juga (lulusnya tahun 2010).

  3. cha

    Hai mbk salam kenal,, boleh minta Kontak mbk gak? email boleh mbk..
    saya baru lulus tes buat jurusan Kajian wilayah jepang, S1 saya juga HI seperti mbk … pengen sharing dan tanya2 gt mbk
    mohon berkenan yaa mbak..

  4. ajeng

    halo mba retno, salam kenal.. saya mau tanya-tanya mngenai KWJ UI via email boleh? makasih mba retno:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s