Journey to Celebes

Wow, i’m so excited.. Coz this was my first time to go to Celebes a.k.a Sulawesi. Selama 23 tahun lebih hidup di bumi Indonesia, baru saat itulah aku menjenguk sisi lain negeriku, salah satu kota utama di Wilayah Indonesia Timur.

Subhannallah.. Kesanku pada Sulawesi terutama Makassar adalah, it has very beautiful SKY!! Entah mengapa, aku merasa langit di Sulawesi jauh lebih indah daripada langit Jakarta (faktor polusi, kali ya???)

Perjalanan "travel undercover" dinas MITI M ini berlangsung selama 4 hari 3 malam. Dimulai dengan perjalanan dari CGK (Cengkareng) menuju UPG (Ujung Pandang) pada hari Jumat, 16 Juli 2010. Setelah
menempuh waktu 2 jam 30 menit (lama beneer euy!!)
tibalah aku di Kota yang terkenal dengan ketangguhan para pelautnya pada zaman dahulu (sambil numpang nyanyi bentar : "nenek moyangku seorang pelaut ^__^ ~)

Sesaat sebelum mendarat, melalui jendela pesawat nan mungil, mataku dimanjakan dengan keindahan bentang alam Kabupaten Maros yang begitu luar biasa. Paduan birunya langit, putihnya awan, serta hijaunya daratan, selalu menjadi favoritku dalam melihat kecantikan ciptaan NYA.


Begitu tiba di bandara yang baru saja dibangun tersebut, aku sudah ditunggu oleh 3 orang rekanku dari Jogja dan Surabaya yang telah tiba terlebih dahulu.
Perjalanan dari Bandara Sultan Hasanuddin sampai pusat Kota Makassar memakan waktu sekitar 40 menit dengan jarak kurang lebih 17 – 23 km. Lumayan panjang, tapi aku menikmatinya. Oya, di tengah perjalanan, aku melihat patung ayam jago yang besar sekali! Mungkin patung itu sudah jadi
ikon kota Makassar. Analoginya, kalau di Surabaya seperti patung buaya dan hiu-nya. Sesaat setelah melihat patung ayam, daku berpikir, "koq ayam ya maskotnya??" Namun beberapa saat kemudian, tiba-tiba daku teringat, "Oh iya, kan Makassar terkenal dengan Sultan Hasanuddinnya, dan Sultan Hasanuddin mendapat julukan "Ayam Jantan dari Timur" (Jadi keinget pelajaran sejarah masa SMP :b)

Selama di Makassar, selain menjalankan amanah untuk presentasi, tentu tak lupa untuk berjalan-jalan ria :D! Dah jauh-jauh ampe sana gitu lho :D! he..he.. Lokasi pertama yang wajib dikunjungi adalah, tentu sahaja, PANTAI LOSARI. Ternyata pantai ini tak berpasir, alias langsung pinggir laut. But, kita bisa menikmati pemandangan sun set nan indah luar biasa, serta berkeliling di seputar pantai dengan naik bebek air, cukup dengan membayar Rp. 5.000,- per orang.


Setelah puas menikmati terbenamnya mentari, kini saatnya makan malam ala Makassar! Suguhan khas daerah yang kucicipi kali itu adalah Es Palu Butung dan Nasi Kuning Makassar. Berdasarkan penjelasan pak penggedhe MITI M wilayah Kalsul (yang asli dari Makassar), sebenarnya Es Palu Butung itu bukanlah minuman, melainkan makanan. Hanya saja, mungkin karena ada embel-embel ”es", maka kita beranggapan Es Palu Butung seperti minuman (itu pendapatku). Kalau dilihat dari komposisi Es Palu Butung, yaitu bubur sumsum + sirup merah + pisang + susu kental manis + es, sebenarnya mungkin lebih tepat disebut sebagai "makanan" yang kalorinya cukup membuat gula darah meningkat dengan tajam :D. Tapi tak apalah, mumpung ada di Makassar. ha..ha.. (program diet gagal!!)

Nah, untuk penginapan, alhamdulillah selama di sana ditanggung sama panitia, so GRATIS :D! Selain gratis, nyaman pula (pake AC asli! he..he..). Tempat menginap kami adalah wisma LAN (Lembaga Administrasi Negara). Lokasinya, tidak terlalu jauh dari Universitas Hasanuddin, tempat berlangsungnya acara Seminar Nasional dan Temu Wilayah MITI M chapter Kalsul.

Setelah dua hari melaksanakan kegiatan (Sabtu – Ahad), kini tibalah hari terakhir di Makassar, yaitu hari Senin. Tentu, sebelum pulang harus beli oleh-oleh dulu ^___^! Berhubung waktu luang untuk jajan sangat mepet dengan jam penerbangan, walhasil daku terpaksa mbeli oleh-olehnya di bandara. Harganya of course lebih mahal (huwe….), tapi paling ndak bisa mbeliin semua pesanan orang tua dan mbakku; bapak mesen minyak lawang (untuk obat gosok/urut), ibu mesen apa aja yang bisa dimakan (dalam hal ini aku mbeli kacang-kacangan yang memang menjadi produk unggulan Makassar), dan mbak mesen sirup markisa yang asli. Nah, kesemua itu terbeli. Mission accomplished….

Finally, harus kembali ke ibukota. Kembali menempuh 2,5 jam yang panjang (tanpa makanan dan minuman, hiks…). Keindahan laut nan biru dan pulau-pulau karang cantik di perairan Sulawesi mengantar kepergianku. InsyaAllah, I’ll come back again for Exploring CELEBES!! (Tana Toraja, Poso, Bunaken, dll)

Untuk foto-foto lebih lanjut tentang journey to celebes, sila click on:


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s