My (future) Bookstore

Tulisan ini ditulis berdasarkan mimpi dan cita-citaku yang muncul (teringat) kembali setelah pertemuanku dengan Pak Dodi, seorang penjual buku bekas di salah satu lapak perkiosan pasar buku langka – Taman Mini Indonesia Indah, pekan lalu.


Apabila ada seseorang yang bertanya padaku, "jenis usaha apa yang akan kau jalankan untuk berwirausaha?", aku akan menjawab dengan mantab, "ingin punya toko buku dan bergerak di bidang usaha perbukuan ^^ !!!"

I love book so much
, tapi mungkin lebih tepatnya lebih suka membeli dan mengoleksi buku, daripada membacanya. ha..ha…
But, I do love to go to bookstore very much!!
Maka dari itulah, klo ada yang nanya apa hobiku, aku dengan senang hati menjawab;
hanging out in the bookstores, book exhibitions, or any place which is related to books. Jadi, takperlu susah-susah jikalau hendak mencariku ada di mana. Tengoklah ke tempat-tempat yang ada banyak bukunya, mungkin aku akan berada di salah satu pojokannya. he..he.. Oya, my favorite place for hanging out in Jabodetabek : number 1 is TM Bookstore Detos, Pasar Buku Langka TMII, Kios buku bekas pinggir rel Pondok Cina Depok, Kinokuniya Plaza Senayan, Gramedia, etc.
That’s why, I wanna have my own bookstore.

Aku ingin skali punya toko buku dengan mengadaptasikan konsep sebuah brand toko buku di Jepang, bernama
BOOKOFF
. Tahun 2005, ketika aku menginjakkan kakiku ke Jepang untuk pertama kalinya, aku amat terkesan dengan BOOKOFF Ropponmatsu – Fukuoka, yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalku. Hampir setiap hari aku ke sana, sekedar mencari-cari buku-buku 2nd berkualitas dengan harga sangat miring. Aku ingat, pada saat itu aku membeli beberapa buku, salah satunya adalah buku kumpulan foto monyet Jepang (^^) yang aslinya berharga 1800 Yen, namun berhubung buku 2nd, harganya hanya 300 yen. Walhasil, ketika pulang ke tanah air, bagasiku kelebihan beban karena terlalu banyak membawa buku. ha..ha…

Oya, ngomong-ngomong soal BOOKOFF, saat masih berkuliah di KWJ UI, aku pernah menuliskan company profile dan konsep perusahaan ini sebagai tugas mata kuliah masyarakat dan budaya. Berikut di bawah profil BOOKOFF nya :D! Siapa tahu ada yang tertarik dan mau berpartner ria bersamaku untuk menjalankan bisnis di bidang ini di masa depan😀

BOOK OFF



Bookoff Corporation Limited
adalah perusahaan franchise Jepang yang bergerak di bidang penjualan buku-buku bekas/second

(
secondhand book stores
)
sebagai bisnis utamanya dan penjualan barang-barang second lain (pakaian, peralatan olahraga, mainan, dll) sebagai bentuk diversifikasi bisnisnya. Perusahaan yang berpusat di Prefektur Kanagawa ini didirikan tahun 1990, namun walaupun baru berjalan selama 19 tahun, usaha Bookoff terbilang sukses karena telah memiliki lebih dari 900 outlet toko baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Oleh karenanya, saat ini Bookoff menjadi pemimpin di bidang bisnis reuse books di Jepang.

Toko BOOKOFF pertama kali dibuka oleh Takashi Sakamoto (pendirinya) pada tanggal 2 Mei 1990.
Ia membuka outlet Bookoff pertama
ini
dengan ukuran
toko hanya sebesar
35 tsubo (116m2) di daerah Sagamihara, Perfektur Kanagawa.
Pada mulanya, selain menjual buku-buku baru, Bookoff meminta pelanggannya untuk menjual buku-buku yang telah mereka baca dengan menghargainya tinggi. Sejak saat itu, bisnis Bookoff semakin berkembang dan jaringan toko bukunya semakin tersebar di seluruh Jepang. Bahkan, perusahaan ini sekarang menjadi pemimpin dalam pasar buku second dengan market share sebesar 60.9% (pada tahun 2005).

Ini gambar penampang luar Toko Bookoff

Bisnis mereka ini secara tidak langsung menciptakan pola sikap dimana masyarakat dapat menjual buku yang telah mereka baca dan menggunakan uang yang diterima itu untuk membeli buku yang baru. Dengan kata lain, hal tersebut mendorong semakin meluasnya budaya membaca di Jepang. Hingga sekarang, lebih dari 200 juta buku tersirkulasi di outlet-outlet Bookoff, dimana buku berpindah dari orang yang telah membaca buku kepada orang yang ingin membacanya.

Setahun setelah outlet pertama dibuka, pada bulan Agustus 1991 didirikan BOOKOFF CORPORATION LIMITED. Kemudian, bulan Oktober tahun yang sama, jaringan Franchise Bookoff di-launching dan November dibuka franchise Bookoff yang pertama. Hanya dalam waktu dua tahun, terhitung Deseber 1994 Bookoff telah membuka ratusan outlet. Ekspansi bisnis ini pun menjalar hingga luar negeri, yakni pertama kali didirikan di

Hawaii
, dan tahun-tahun berikutnya turut merambah ke kota-kota dan negara lain seperti di Amerika Serikat (

Los Angeles
,

New York
,

Torrance
,

San Diego
,

Costa Mesa
), Kanada (Vancouver), Korea Selatan (

Seoul

) dan Perancis (Paris).

Bookoff memperbanyak outletnya terutama di daerah urban/perkotaan, dengan target mencapai 1500 outlet di seluruh Jepang. Oleh karenanya, Bookoff berusaha untuk meningkatkan kualitas outlet Bookoff sehingga Bookoff dapat menjadi sebuah tempat dimana orang dapat memilih buku dengan lebih mudah, mendapatkan lebih banyak jenis dengan jumlah yang lebih banyak, serta merasa nyaman dalam berbelanja. Hal ini ditunjukkan dengan dibukanya outlet dengan âtipe baruâ? di Jiyugaoka station dimana di dalamnya terdapat kafe, iringan musik jazz, dan penarik perhatian lainnya.

Selain secara manajerial, cara lain untuk mengembangkan usahanya adalah dengan melakukan diversifikasi usaha. Pengembangan usaha ini mencakup pembukaan Bï½¥KIDS, yaitu toko yang menjual pakaian dan peralatan second untuk bayi serta anak-anak (pada April 1999), dan Bï½¥SPORTS, yaitu toko yang menjual peralatan olah raga dan outdoor second (Januari 2000). Kemudian, dibuka pula Bï½¥Select (perhiasan dan jam second), Bï½¥STYLE (pakaian dan aksesoris wanita second), serta terhitung sejak September 2000 dibuka franchise video rental.

Kalo depan tokonya seperti in, berarti ndak cuma jualan buku aja

Dari sisi permodalan, pada Maret 2004 Bookoff Corporation Limited tercatat di second market Tokyo Stock Exchange dan pada Mei 2005 tercatat pula di first market Tokyo Stock Exchange. Setahun kemudian, dibuka integrated logistics center di Tomei-Yokohama (Kanagawa) yang membantu logistik dan sirkulasi barang. Dan pada bulan Agustus, dibuatlah Bookoff online (situs e-commerce) yang melayani penjualan dan pemesanan produk secara online.

Outlet yang ada di Paris, Perancis merupakan Global Bookoff pertama yang dibuka (September 2007) dimana outlet tersebut tidak hanya menjual produk-produk second dari Jepang saja, tetapi juga bekerjasama untuk menjual buku dan barang-barang second lokal buatan negara tersebut. Perkembangan terakhir yang terjadi di perusahaan ini adalah adanya merger dengan YCC Ltd, dan pendirian Aoyama Book Center Ltd pada November 2008.

Perkembangan pesat dari Bookoff didorong oleh adanya visi perusahaan, yaitu become a leading comprehensive reuse company with its manpower, the deepening of its manuals and training, and its ability to develop operations systematically. Oleh karenanya, Bookoff group menargetkan untuk menjadi pemimpin perusahaan barang second dalam waktu 10 tahun dan menjadi pemilik market share terbesar dalam pasar barang second yang dapat membantu masyarakat, yang menjual tidak hanya buku dan CD tetapi juga peralatan/mainan anak, pakaian wanita, peralatan olahraga, pernak-pernik, aksesoris dan produk lainnya. Dengan kata lain, tiga elemen utama yang menjadi kunci sukses Bookoff dalam pasar barang second, adalah SDM, extensive manuals dan sistem pelatihan, serta kemampuan perusahaan untuk mengembangkan operasi secara sistematis (manajerial).

Terkait dengan SDM perusahaan, Bookoff mengembangkan budaya korporasi dengan menjadikan pekerjanya juga sebagai manager toko. Perusahaan ingin para pekerjanya menjadi sebuah tim yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pertumbuhan dan kemakmuran, sehingga mereka dapat mengeluarkan kemampuan mereka yang terbaik. Selain itu, filosofi dari perusahaan ini yaitu contribute to society through the active conduct of business, and provide opportunities for the material and intellectual growth of all our employees, tertanam dalam benak setiap pekerja Bookoff sehingga dapat mempercepat pertumbuhan tidak hanya perusahaan tetapi juga individu pekerja. Filosofi dan prinsip tersebut menjadi roadmap bagi jalannya perusahaan sejak didirikan, bahkan hingga 100 tahun ke depan.

Dari adanya profil perusahaan ini, dapat diambil pelajaran bahwa walaupun Bookoff tergolong âbaruâ? (didirikan pada tahun 1990an), namun dengan adanya kombinasi manajerial, budaya korporasi, filosofi dan visi misi yang jelas, Bookoff dapat berkembang secara pesat tidak hanya di Jepang tetapi juga sampai ke banyak kota di negara lainnya.

Sumber :

http://www.bookoff.co.jp/en/company/enkaku.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s