Redwoods; the Tallest Tree


Sekitar dua hari yang lalu, aku menonton serial dokumenter dari National Geographic Channel. Tema serial dokumenternya adalah
month of photography, yang membahas behind the scene-nya pemotretan foto-foto yang ditampilkan di National Geographic Magazine. Nah, yang membuatku sangat terkesan adalah episode Redwoods.

Ternyata oh ternyata, proses pemotoannya bener-bener luar biasa sulitnya. Padahal, saat aku membaca dan melihat tulisan serta foto di NGM tahun lalu (2009), aku ndak berpikir bakalan sebegitu sulitnya dalam membuat foto ini.
my bad….

Ini cover NGM yang membahas tentang Redwood (terbit Oktober 2009)

Michael Nichols, sang fotografer Redwoods, memerlukan waktu hampir setahun dalam merencanakan dan melaksanakan pemotretannya. Karena, memang, bagaimanapun pohon yang dijadikan objek fotonya bukanlah pohon sembarangan. Pohon tersebut berumur hampir 1600 tahun dan memiliki tinggi lebih dari 100 meter. Coba bayangkan, gimana caranya memotret pohon Redwoods yang ada di belantara
Redwoods National and State Parks, Northern California – Oregon, USA ini? Subhannallah….
Dalam memotret sebuah objek setinggi 100 meter, dengan kondisi lingkungan yang labil, tentunya harus didukung dengan peralatan yang disesuaikan dengan fakta lapangan, dimana kondisi alam, seperti cahaya, angin dll, berada di luar kendali manusia. Tentu perlu perencanaan, dan persiapan yang sangat matang supaya bisa tercapai apa yang diinginkan.
Dalam proses pembuatan master piece ini, Nichols sempat frustasi sehingga ia perlu rehat sejenak untuk menenangkan pikirannya dan merancang ulang rencana pemotretan itu. Untungnya, ia didukung oleh tim yang solid yang senantiasa membantunya dalam banyak hal. Mereka adalah tim teknis lapangan, tim teknologi (IT), ahli panjat, ahli edit foto, dll.
Inilah sosok Michael Nichols, sang fotografer Redwoods

Nah, setelah berbagai perjuangan dijalani, akhirnya Nichols berhasil membuat satu foto Redwoods secara utuh, dari dasar pohon hingga puncak tertingginya, dengan cara merangkaikan lebih dari 80 foto menjadi satu bagian utuh pohon!!!
Aslinya, pohon di foto ini setinggi 100 meter lho!!
Dari film dokumenter ini, banyak hal yang bisa kupelajari. Selain menambah pengetahuan tentang pohon tertinggi di dunia, juga tentang sejauh mana kita berikhtiar dalam berjuang. Semakin tinggi cita-cita, tentu tantangannya semakin besar dan berat. Namun di balik itu, kepuasan setelah cita-cita itu tercapai pastilah amat tak terkira besarnya… Intinya, berani mengambil resiko!!
Kemudian, tak mengapa kita rehat sejenak dalam pencapaian cita-cita itu. Manusiawi, jika seseorang merasa lelah dan frustasi dalam menghadapi berbagai permasalahan yang sulit yang takkunjung ditemukan jawabannya. Tapi, permasalahan sesulit apapun pasti disertai dengan solusinya. Kita hanya perlu menenangkan dan me-refresh kembali pikiran kita. Setelah fresh, barulah dilihat dan dirancang kembali rencana dan pelaksanaan misi kita.
Selain itu, dari dokumenter ini aku juga belajar untuk bisa lebih menghargai dan mengutamakan PROSES (dan tentunya juga NIAT) dalam melakukan apapun di dunia ini. Kadang kita cenderung terpaku pada hasil, dan melupakan proses yang sebenarnya lebih bermakna dan dalam. HASIL bukanlah tujuan utama, tapi HASIL merupakan konsekuensi atau
reward dari PROSES usaha yang kita ikhtiarkan….
Subhannallah, alam ciptaan-NYA memang begitu sempurna dan mengagumkan
Lebih lanjut tentang tulisan terkait dokumenter ini bisa dibaca di :
Dan untuk cuplikan dokumenter Redwoodsnya bisa dilihat di :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s