Berani ditolak

Sekilas, judulnya agak-agak gimana ya? he..he..

Dalam postingan kali ini, aku ingin menulis apa yang aku alami dan rasakan saat ini. Tujuannya, sebagai pengingat diriku (lagi dan lagi), apabila suatu saat nanti aku kembali merasakan "penolakan" ato kegagalan dalam perjalanan hidupku.

Baru kali ini aku (benar-benar) meresapi dan memaknai arti dari "cinta tak harus memiliki" (tapi dalam konteks ini, mbacanya "keinginan itu tak harus terpenuhi" ya :D). Sesuatu yang kita anggap baik belum tentu itu yang terbaik buat kita. Maka, apabila kita punya harapan akan sesuatu, harus diimbangi dengan rasa dan sikap "siap ditolak" agar hati ini berimbang, tidak terlalu optimis, dan tidak juga terlalu pesimis. Yang sedang-sedang saja….

Kebanyakan dari kita (mungkin lebih tepatnya aku), berada dalam posisi yang "terlalu berharap", sehingga ketika menghadapi kegagalan, rasanya sakiiiiiit sekali. Itu pertanda belum siap dan berani ditolak ^____^
Rasa kecewa dan sedih itu manusiawi, terutama jika kita mengalami penolakan dan kegagalan. Namun, rasa negatif itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama mengendap di dalam hati dan pikiran kita. Karena bagaimanapun,
life must go on. Pasti ada hikmah di balik segala peristiwa.
Keep on positive thinking :D! Pasti sesuatu yang lebih baik sedang menanti kita di depan sana. Sembari sambil terus mengoreksi dan memperbaiki diri, baik itu secara niat, pemikiran, sifat maupun sikap, kita terus melangkah menuju masa depan.
(
kata-kata tersebut terus kutanamkan ke dalam diriku agar tak terlalu berlama-lama sedih😀)
Rasa "TAKUT DITOLAK" pulalah yang seringkali menjadi alasan bagi kita (aku) dalam mengambil keputusan aman, yaitu untuk "TIDAK MENGAMBIL RESIKO". Segala bentuk rasa khawatir dan was-was ; takut gagal, takut salah, dan takut-takut lainnya, menjadikan seseorang tidak berani berjalan dan melangkah keluar dari zona nyamannya (termasuk di dalamnya, takut ditolak calon istri/suami/mertua. ha..ha…)
So, pada intinya, dalam hidup ini kita harus BERANI untuk DITOLAK. Dan lebih menguatkan hati dan mental kita untuk menyongsong hari esok. Pasti ada hikmah, ada hikmah, ada hikmah, terutama bagi orang-orang yang mau memikirkannya…..
Semoga kita (dan juga aku) termasuk ke dalam golongan orang-orang yang berpikir. Aamiin…

One thought on “Berani ditolak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s