Nasihat dari Sahabat

Beberapa pekan terakhir ini, hatiku diliputi kegalauan yang berpotensi ke arah ‘membahayakan’. Namun, Alhamdulillah, setelah mendapatkan nasihat-nasihat dalam nan bermakna dari para sahabatku tercinta, akhirnya aku bisa "
back to earth" dan
nggak lebay lagi (wkwkwk…)



Berikut di bawah ini salah satu cuplikan scene dalam ceritanya…..
Suatu hari, aku berbagi kisah pada salah satu sahabatku tentang apa yang kurasakan saat itu. Dan aku meminta pendapat beliau tentang hal tersebut. Jawaban beliau, mengingatkanku untuk "pulang kembali ke bumi" setelah beberapa waktu "terbang" ke langit.
Berikut ini isi nasihatnya :
Menurut saya, mungkin lebih bijak jika kita tetap membuka hati untuk menerima siapa yang akan Allah pilihkan untuk kita. Sehingga siapapun dia, ketika kita berlapang untuk menerima ketetapan Allah, walau kita sudah ada harapan untuk lainnya, kita tetap mampu menerimanya dan menjalani ketetapan Allah itu dengan baik tanpa kecewa. Karena itu pasti hal terbaik untuk kita…..

Semoga isi postingan ini bisa menjadi pengingat bagi kita bersama agar selalu ingat untuk kembali ke bumi serta nggak lebay dengan perasaan "yang sangat menguras emosi" itu. hahaha….. (waaah, jadi ketahuan deh :p)

Semoga kita bisa selalu saling menguatkan serta menasihati dalam kesabaran, kebenaran dan kebaikan. Aamiiin
Thank you so much friends,
Uhibbukum fillah…. ^___________^
Jazakumullah khairan katsir
Berikut ini, aku tautkan sebuah laman
WEBSITE seputar SAHABAT. Isinya mantabs banget ^^!
PS : Biarlah ia indah pada waktunya, ketika semuanya sudah halal….

4 thoughts on “Nasihat dari Sahabat

  1. kata2 ini:
    "Menurut saya, mungkin lebih bijak jika kita tetap membuka hati untuk menerima siapa yang akan Allah pilihkan untuk kita. Sehingga siapapun dia, ketika kita berlapang untuk menerima ketetapan Allah, walau kita sudah ada harapan untuk lainnya, kita tetap mampu menerimanya dan menjalani ketetapan Allah itu dengan baik tanpa kecewa. Karena itu pasti hal terbaik untuk kita….."

    aku catet loh mbaakkk!!😀

  2. Sumonggo nduk… diinget-inget ya :D! wkwkwk….
    Jadi pengen ngobrol2 lagi tentang "itu". Perhaps, di kala kita melakukan perjalanan bareng lagi. hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s