GeJe

Saat ini, aku ingin sekali berlari ke pantai, belok ke hutan, dilanjutkan ke gunung. Kemudian, aku rehat di puncaknya. Menghirup wanginya secangkir teh melati sambil menikmati pemandangan alam nan apik dari ketinggian. (Eh, berhubung jarak dari pantai ke gunung itu jauh dan nanjak, aku jalan aja ah. Gak kuat kalo lari terus ampe gunung. wkwkkwkwk)


Tiga hari ini aku sedang bertransformasi menjadi seorang yang pendiam, ato lebih tepatnya perenung.

Dalam siklus emosiku, ada saat-saat dimana aku ingin menikmati diriku dalam diam. Sendiri…

Kadang aku sengaja membiarkan diriku berada dalam posisi emosi yang seperti ini. Mellow en GeJe, istilah bekennya. Karena dengan begini, aku jadi bisa banyak berkomunikasi dengan diriku, mencari sesuatu yang terlewat. Maka, jikalau dalam posisi mellow akut tersebut, aku cenderung menarik diri dari dunia media sosial (sorry friends, I turned off my YM and deactivated my FB).

Kadang aku bertanya pada diriku sendiri. Apa yang menjadi penyebab diriku ber-mellow ria? Setelah kupikir-pikir, biasanya aku seperti ini jika aku sedang berusaha keras memikirkan esensi dan makna dibalik peristiwa yang sedang kualami.

Nah, biasanya di dalam posisi sedang GeJe gini, aku melakukan perjalanan seorang diri. Solo traveling.
Buat beberapa orang, kelakuanku ini cukup terdengar ndak lazim mengarah ke gila, karena tampaknya di masyarakat kita agak kurang umum jika melihat seseorang (terutama wanita) bepergian seorang diri. "Kayak orang hilang", mungkin itu yang ada di pikiran mereka.


Buatku, asalkan my ortu(especially my mother) memberiku izin untuk melakukan perjalanan, that’s more than enough. Terserah mau dibilang aneh atau orang hilang, aku cuek aja. Aku sedang ingin sendiri, menikmati pemikiranku sambil membaca ayat-ayat NYA yang ada di alam dan sekelilingku. Melacak jejak, mencari rezeki yang tercecer di jalan. That’s what we called "hikmah".

Lokasi favorit untuk merenung dan berpikir adalah di dalam kendaraan sepanjang perjalananku menuju ke suatu tempat. Alone.


Dulu, aku sering sekali bepergian naik kereta api. Walhasil, kereta menjadi tempat yang paling asyik buat menikmati kesendirianku. Perjalanan terpanjang dan tergila yang pernah kulakukan dalam ber-solo traveling dengan kereta adalah ketika menyusuri 3000 km rel yang ada di daratan China sana (tentunya menyusurinya sambil naek kereta lho, gak mungkin gw jalan kaki. wkwkwk)

Pernah pula kulintasi darat, laut dan gunung seorang diri. Bukannya kenapa-kenapa, solo traveling memberikanku kesempatan untuk banyak berdiskusi tentang berbagai hal dengan diriku sendiri selama perjalanan itu. That’s when I was in Japan, melakukan backpacking terselubung (nyambi riset tesis :p) mulai dari Tokyo yang ada di tengah Honshu sampai ke Beppu sebelah tenggara Kyushu. Lagi-lagi, alone.

Berhubung saat ini I can’t go anywhere (inget amanah kerjaan di kantor euy!), maka aku harus realistis. Cukuplah aku membayangkan: pergi melanglang buana dan membuat rencana-rencana gila tanpa harus meninggalkan kursi dan mejaku ini. hahaha…

Pancen I am GeJe!

Next plan :
Aku berencana ber-backpacking ke bagian timur pulau Jawa. Menikmati perenunganku selama perjalanan dengan kereta dari Jakarta ke Surabaya, melihat eksotisme sunrise di Bromo, berlarian di lautan pasir, meresapi sejuknya alam dan lezatnya apel di Malang, dan mampir sejenak ke rumah seorang sahabat di Blitar (Kiki! Aku maen ya :D). Oya, taklupa mampir juga ke Jogja saat perjalanan pulangnya.

InsyaAllah, dikala itu aku tidak lagi sendiri. Karena aku akan ditemani "dia" yang akan menjadi bagian dari hidupku per tanggal 05 Juni 2011. Fufufufu….

(Tunggu aku, 550 D ^ ^ !!!)

Note :
Terima kasih sudah mau membaca tulisan GeJe yang gak nyambung atas-bawahnya ini. Mohon dimaklumi🙂

3 thoughts on “GeJe

  1. mbak, aku juga suka jalan sendiri kalo lagi bete. tapi kalo lagi gak memungkinkan, aku ngedekem di kamar doang:)
    so, persediaan buku di dalam kamar harus tersedia buat amunisi. hehehe

  2. hoho~ mantabs🙂
    Klo pas gak bisa kemana-mana, cq paling seneng membongkar (menata ulang) interior kamar dan menyampuli satu per satu buku yang takkoleksi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s