Macam-macam Puasa

Tulisan di bawah ini diketik-ulang, diambil dari Islam Digest Republika edisi Ahad, 31 Juli 2011. Selamat membaca🙂


Macam-macam Puasa
oleh Heri Ruslan
Dalam Islam, dikenal berbagai macam puasa.
Pertama, PUASA WAJIB, yang meliputi puasa Ramadhan, puasa kafarat (denda atau tebusan) dan puasa nazar. Puasa kafarat adalah puasa yang dilakukan seseorang karena sebab-sebab tertentu seperti melakukan hubungan suami istri di siang hari saat bulan Ramadhan, sedangkan puasa nazar adalah puasa yang diwajibkan atas seseorang karena suatu nazar.
Kedua, PUASA HARAM. Puasa bisa menjadi haram hukumnya jika dilakukan pada Hari Raya Idul Firti dan Idul Adha. Puasa pada hari tasyrik atau 11, 12 dan 13 Dzulhijah juga hukumnya haram. Bahkan, puasa sunah seorang istri yang dilakukan tanpa izin suaminya juga hukumnya haram. Puasa yang dilakukan seorang wanita dalam keadaan haid dan nifas juga haram.
Ketiga, PUASA SUNNAH, antara lain; Puasa Senin – Kamis, puasa Nabi Daud AS (sehari puasa, sehari tidak), puasa 3 hari di setiap pertengahan bulan (13, 14, dan 15).
Keempat, PUASA MAKRUH. Puasa jenis ini antara lain seperti; pertama, puasa khusus hari Jumat (kecuali beberapa hari sebelum/ sesudahnya juga berpuasa). Kedua puasa Wisal, yakni puasa yang dilakukan secara bersambung tanpa makan dan minum pada malam harinya. Ketiga, puasa Dahri atau puasa yang dilakukan secara terus menerus.
(Dikutip dari Islam Digest Republika, Ahad 31 Juli 2011 halaman C4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s