Garis Batas; Perjalanan di Negeri-negeri Asia Tengah

Category: Books
Genre: Travel
Author: Agustinus Wibowo
Tajikistan. Kirgistan. Kazakhstan. Uzbekistan. Turkmenistan. Stan… Stan… Stan..

Tahukah kawan? One of my lifetime dream adalah menelusuri Jalur Sutra. Dimulai dari Xi’an di Propinsi Shaanxi, sebelah timur China, sampai ke Turki di ujung barat benua Asia.

Jikalau mau tahu, penginspirasi mimpi itu adalah tulisan-tulisan dari Agustinus Wibowo yang diposting secara berkala di kolom Travel – Petualang dalam Kompas.com.

Perjalanan beliau yang dimulai dari China, Tibet, terus sampai menyusuri negeri-negeri di Asia Tengah, memberikanku semangat untuk menjelajahi sisi lain dunia serta mempelajari + memahami hakikat hidup manusia🙂

Kumpulan catatan perjalanan beliau ini, memang sudah kunantikan sejak lama. Maka dari itu, saat berkunjung ke toko buku langganan di daerah Depok dan menemukan buku yang bertuliskan "Agustinus Wibowo", dengan tanpa pikir panjang, buku ini langsung kusikat! hahaha…

Buku "Garis Batas" ini adalah buku kumpulan catatan perjalanan beliau yang kedua setelah sebelumnya sudah terbit buku kumpulan yang pertama, yang berjudul Selimut Debu; catatan perjalanan di Afganistan.

Aku memang belum katam dalam membacanya. Tapi, baru beberapa halaman saja sudah kudapatkan banyak pengetahuan baru, tak hanya tentang negeri-negeri yang masih penuh misteri ini tetapi juga nilai-nilai hikmah dalam perjalanannya.

Mengutip dari kata pengantar yang dituliskan oleh mbak Ambar Briastuti, moderator milis Indobackpacker, bahwa :

"Ada dimensi yang berlapis-lapis, ada kesimpangsiuran, ada kesalahpahaman, ada pula pembantaian-sisi gelap yang jarang diceritakan jika kita ber-backpacking tanpa membaca dan merenungkan arti perjalanan, atau menjadikan perjalanan backpacking semata-mata seperti piknik liburan. Backpacking atau menjadi backpacker adalah identitas yang ingin ditempelkan ke semua pelaku perjalanan. Tapi untuk seorang Agustinus, backpacking adalah proses pembelajaran, bukanlah sekedar mengunjungi tempat, hanya demi mengatakan, "I have been there. I have done it."

Seketika, kalimat tersebut begitu menusuk hatiku. Mak jleb…Aku jadi mempertanyakan hakikatku dalam melakukan perjalanan selama ini. Sudah benarkah? Harus dievaluasi nih.

Further tentang karya-karya Agustinus Wibowo bisa dilihat dari web beliau di :

http://www.avgustin.net/

Atau add bliau di fb :
http://www.facebook.com/profile.php?id=546831052

5 thoughts on “Garis Batas; Perjalanan di Negeri-negeri Asia Tengah

  1. kemaren sabtu di jogja aku ama temen2 ada acara bareng mas agustinus, stlh acara selesai ngangkring di depan KR n ngobrol2 tentang garis batas negara yg ‘aneh’ yg pernah dia kunjungi.
    Anak HI pasti tertarik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s