My First Day in Formosa Part 1

Sebelumnya, Kamis 6 September 2012

Pukul 19.00 WIB

My dad and mom mengantarkanku ke bandara. Pada awalnya, kami hendak berangkat sehabis isya. Namun karena khawatir jalanan after office hour yang padat merayap di tol arah BSD, maka my dad memutuskan untuk berangkat lebih awal, setelah magrib.

Deg…. Tak kukira akan berangkat secepat itu. Walau keberangkatannya cuma beda 1-2 jam, tapi paling ndak bisa memperpanjang sisa waktuku di rumah. Huhuhu… hati jadi tak karuan. Karena aku akan meninggalkan rumah tercintaku ini 1 tahun lamanya. Segera kumenuju kamar kakak perempuanku dan keponakanku. Aku sampaikan pamitku. Ada rasa sedih, tapi kakakku menguatkanku, “anggap aja lagi perjalanan di daerah WITA”. hehehe….

Kami pun tiba di Soetta aka CGK terminal 2E pukul 21.00 WIB. Penerbanganku masih 2,5 jam lagi. Masih lama ^^”. Tapi berhubung my mom and dad harus pergi ke Medan besok dini harinya, maka akhirnya aku hanya di “drop” di bandara, dan tidak ditunggu. huwee…. Tapi gak apa-apa, daripada ntar prosesi nangisku lebih lama :p

Setelah semua bagasi masuk, aku pun check in. Nah, saat ditimbang, ternyata total bagasiku berjumlah 40 kg! Oh no… Memang, aku tak sempat menimbang dahulu di rumah, soalnya koperku terlalu besar untuk ditimbang ^^”. Padahal jatah gratisan bagasi cuma 20 kg. Then, what should I do?

Sempat kutanyakan pada mbak-mbak petugas Garuda apakah untuk student bisa mendapat bagasi tambahan cuma-cuma? She said, coba aja tanya ke petugas check in.

Dan ketika kutanya ke petugas check in, masnya bilang bahwa seharusnya kalau kelebihan bagasi harus bayar US$ 10 per kg nya. Wah, itu banyak banget! Lagipula uang rupiahku sudah tidak ada, my mom sudah pulang TT___TT. Dan akhirnya, mas petugas check in menyuruhku untuk ketemu manager on duty di bandara. Siapa tahu ada keringanan. Karena, berdasarkan pengalaman sebelumnya, kadang ada diskon atau hanya membayar US$50 dolar untuk total kelebihan bagasinya.

Bismillah, kulangkahkan kakiku ke ruang managernya. Sudah pasrah, entah harus bayar ato gimana. Tapi dalam hati, aku berdoa untuk diberikan kemudahan.

Setelah masuk ke ruang managernya, kusampaikan maksud kedatanganku. Kutanyakan, bagaimana jika aku kelebihan bagasi 20 kg? Apakah ada keringanan untuk student?

Dan masnya pun meminta surat keterangan penerimaan kampusku (LoA) sebagai bukti bahwa aku benar-benar student. Dan kemudian, beliau pun mengecek beberapa lembar kertas di arsipnya. Setelah itu, langsung ia tulis kata  “FOC” di lembaran kelebihan bagasiku.

Tahukah apa itu FOC?

FOC = FREE OF CHARGE!

ALHAMDULILLAH…. Allahuakbar :)!

Langsung aku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mas2 manager tsb (sayangnya lupa namanya ^^”). Terima kasih banyak karena telah memudahkan dan membantu mahasiswa ini🙂. Kulangkahkan kakiku dengan riang, kembali ke counter check in untuk menyampaikan berita bahagia ini :D!

Then, setelah itu, pergilah aku menuju ke ruang tunggu. Tapi karena penerbanganku masih lama, akhirnya aku belum bisa masuk. Daripada bingung, akhirnya aku berkeliling.

Namun kemudian, tak disangka-sangka (lagi!), aku bertemu dengan temanku, sesama penerima beasiswa Pemerintah Taiwan yang aku kenal saat orientasi beasiswa di Gedung Artha Grha. Alumni ITB yang asli Solo ini, hendak melanjutkan studinya di National Ciao Tung University yang terletak di Hsinchu. Gak nyangka bisa ketemu bliau, karena kukira aku hanya seorang diri berangkat. Beliau berangkat ke Taiwan ditemani oleh ibunya. Nah, ibu bliau sangat mahir berbahasa Mandarin. Jadilah, waktu menunggu tersebut kuhabiskan untuk berbincang dengan ibu beliau😀. Nambah pengetahuan :D!

Tepat pukul 23.30

Kami diminta untuk naik ke pesawat. Wow, ini saatnya aku harus meninggalkan tanah air. Kutelpon ibu dan bapakku, pamitan kepada mereka, “mak, pak, adek boarding ya…..”

Aku duduk di row 18 A. Deket jendela! My most favorite place to sit ;D.

Awalnya, aku berniat untuk langsung tidur setibanya di tempat duduk. Namun, ternyata sulit mata ini terpejam. Akhirnya kupencet-pencet touch screen di depan tempat dudukku, melihat ada film apa selama penerbangan ini.

Dan ternyata, kutemukan satu film korea yang bagus banget! Judulnya “As One”. Info dan trailer tentang film ini kuposting di SINI. Should watch ;)! Saking asik dan terharunya nonton film ini (aye sambil nangis euy, mengharukan sih :p), takkusadari bahwa jam menunjukkan pukul 2.30 dini hari di hari Jumat. Subhannallah… Padahal skitar 3 jam lagi akan tiba di Taiwan. Segera kuusahakan untuk memejamkan mata ini🙂.

Jumat, 7 September 2012

Sekitar pukul 5 pagi waktu langit ^^”, aku terbangun. Segera kulakukan tayamum dan sholat subuh. Dan setelahnya, sapaan hangat mbak pramugari serta satu set sarapan pagi spesial dengan omelet membuatku segar kembali (walau masih ngantuk). huehehehe….
Sekitar pukul 06.05 pagi, bapak pilot Garuda memberikan info kalau skitar 30 menit ke depan, kami akan mendarat di Bandara Taoyuan International Airport. Alhamdulillah, akhirnya sebentar lagi nyampe di tanah Formosa. Bismillah… Semoga pendaratannya lancar dan selamat…

06.35 Waktu Taiwan

Roda pesawat pun menyentuh landasan pacu. Alhamdulillah, pesawat landing dengan smooth :D! Setelah memeriksa barang bawaan di kabin, kuambil dan segera kulangkahkan kaki di bandara ini.

Ada rasa aneh di dalam hati, entah itu apa namanya, tidak bisa kudefinisikan.

to be continued….

One thought on “My First Day in Formosa Part 1

  1. Pingback: My First Day in Formosa Part 2 | Chikupunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s