My First Day in Formosa Part 2

Jumat, 7 September 2012

Setibanya di Taoyuan, segeralah aku menuju bagian imigrasi. Prosesnya lancar dan mudah, tak ada pertanyaan dari pak imigrasinya. Aku hanya mengucapkan “ni hao” dan “xie-xie”. That’s all🙂. Mungkin karena visa resident, jadi tidak ada pertanyaan yang bernada interogatif. Alhamdulillah🙂

Nah, setelah itu segera kucari money changer. Omong-omong, aku menukar uang ketika sudah di Taiwan soalnya di bandara Soetta, money changer-nya tak melayani penukaran mata uang Taiwan (NTD = new taiwan dollar) dan aku tak sempat untuk menukarnya di money changer Jakarta. But, sekedar info, menurut teman-temanku yang pernah nuker uang, kalau punya rupiah, mending tukarnya di Indonesia karena kursnya cukup baik, tidak terlalu rendah jika dibandingkan menukar rupiah di Taiwan. Tapi kalau mau tukar uang dolar, lebih baik di Taiwan. Tapi ini bukan maksudnya mencari untung dari riba money changing lo ya. Berhubung aku membawa uang dollar, maka aku tukar di sini. Kursnya di Taiwan untuk 1 US$ = 29,53 NTD.

Then, setelah selesai tukar uang, aku pun mengambil bagasiku (ternyata aku orang terakhir yang ambil bagasi, hehehe… keasyikan muter-muter :p). Menurut temanku yang sudah duluan tiba di Taiwan, ada baiknya jika mau beli nomor hape Taiwan itu di bandara saja. Soalnya, kalau belinya di luar bandara, persyaratannya ribet karena harus menunjukkan ARC (Alien registration certificate) which is baru didapat setelah mengurusnya di kantor imigrasi kota setempat. Bakalan lama. Jadi, lebih baik beli di bandara saja.

Di bandara, ada semacam loket untuk pembelian nomor tersebut dan kita cukup menunjukkan paspor. Tapi, sayang belum rejeki, loketnya belum buka ^^”, baru buka jam 8 pagi which is 1 jam lagi. Aku tak mau menunggu lama-lama, karena sudah dinanti oleh penjemputku. Btw, fyi kalau beli nomor Taiwan di bandara, harganya bervariasi sekitar 600 NTD atau 1000 NTD (merk Chunghwa).

Walau agak kecewa, aku harus tetap fokus untuk melanjutkan perjalanan (eh, tapi semakin ke sini ternyata kutemukan hikmahnya :D).

Lalu kutanya pada mbak-mbak bagian informasi yang cukup fasih berbahasa inggris, tentang bagaimana caranya pergi ke Songshan airport, tempat janjianku dengan mbak Dian, seniorku di IMAS – NCCU (National Chengchi University; kampus baruku). Ada cerita unik tersendiri, bagaimana aku bisa kenal dan bertemu dengan mbak Dian. Tunggu saja ceritanya ya😀. hehehe…

Pada intinya, berdasarkan masukan dari Mb Dian, cara paling efektif dan efisien untuk menuju kampus NCCU yang ada di daerah Wenshan dari Bandara Taoyuan adalah dengan menggunakan bis nomor 1840 turun di Songshan airport (bandara lokal). Bandara ini memiliki MRT, yang letaknya pas di jalur coklat, sejalur dengan MRT menuju kampusku. Jadi, tak perlu terlalu banyak pindah jalur dan naik turun kendaraan, apalagi dengan bawaan bagasi yang 40 kg itu😀.

Nah, dari pintu kedatangan bandara, kita turun satu lantai ke bagian loket tiket bis. Ada banyak loket yang menjual tiket ke berbagai jurusan. Mulai dari yang dekat sampai yang jauh (misal; ke Taichung or Hsinchu). Nah, cari saja yang loketnya jual tiket ke Songshan Airport. Harganya 125 NTD. Setelah itu, aku menuju halte nomor 4 dimana bis nomor 1840 tengah standby. Di situ, pak sopirnya sudah siaga dan siap membantu mengangkat koperku.

Tak perlu menunggu lama, bis pun langsung berangkat. Padahal penumpangnya cuma 5 orang (termasuk aku). Hehehe… Bagus-bagus, sistem transportasi di sini menggunakan time based, not full passanger based ;p.

Perjalanan dari Taoyuan menuju Songshan cukup lama, sekitar 1 jam. Kulihat di kanan kiri jalan banyak bukit dan pohon hijau yang ngademin hati. Jalanannya, walaupun padat tapi tak sampai semacet dan seruwet ibukota negeri kita🙂.

Sekitar jam 08.30, sampailah aku di bus stop Songhsan Airport. Tak lama kemudian, akhirnya akupun berjumpa dengan my buddy, mbak Dian😀. Dari situ, langsung kami menuju MRT station. Oya, untuk yang student, siap-siap menunjukkan fotocopy letter of acceptance universitas supaya bisa dapat kartu pass MRT dan bis khusus student. Menurut mbak Dian, ada diskon khusus bagi student setiap naik MRT ato bis🙂.  Misalnya, normalnya harga sekali naik bis adalah 15 NTD, untuk student cukup bayar 12 NTD sahaja. Eniwei, kartu pass ini bisa didapatkan di bagian information center stasiun MRT. Harganya 300 NTD yang terdiri dari deposit kartu 100 NTD dan uang 200 NTD.

Nah, naik MRTnya gak terlalu lama, skitar 30 menit sahaja. Dan karena ini satu jalur dengan MRT yang terdekat dengan kampus, MRT Taipei Zoo station, maka tak perlu ganti-ganti kereta. Dari Taipei Zoo, naik bis menuju kampusku Zhengda (singkatan dari Zhengzhi Daxue a.k.a Chengchi University) skitar 5 – 10 menit. Oya, untuk mempermudah mengangkat koper yang abote pol, maka mb Dian mencarikan bis yang pijakannya rendah😀. Good, good….

to be continued….

* Baca tulisan sebelumnya: My First Day in Formosa Part 1

One thought on “My First Day in Formosa Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s