Xinjiang, I’ll come!

Bismillah…

“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu” ― Arai (Sang Pemimpi)

Alhamdulillah, hari rabu senantiasa menjadi hari yang istimewa dan kutunggu-tunggu tiap pekannya dalam semester ini. Mengapa? Karena dua kelas favoritku dilaksanakan pada hari itu :)! Bila teman-teman ingat dengan postinganku sebelumnya tentang Oroqen Performance, tentu sudah paham mengapa :).

Nah, untuk Rabu pekan ini (14/11/2012) Dr. Chang, dosen Ethnic Development in Mainland China mengajak kami para mahasiswanya untuk menonton pertunjukan (lagi! :D!!) dengan memberikan tiket gratis nonton di Sun Yat Sen Memorial Hall :D! Sebelum menonton, kami diajak makan malam dulu di sebuah bistro bakery di dekat lokasi (pancen double baiknya, laoshi-ku ini :D!!

Oya, fyi dosenku ini bernama Jiun Yi Chang. Beliau merupakan peneliti, praktisi, dan ahli etnis minoritas di China dan juga studi tentang Tibet :). Setiap kali kuliah, beliau selalu berbagi cerita tentang pengalaman dan perjalanan puluhan tahun di lapangan. Sungguh menginspirasiku untuk melakukan hal yang sama :D!

Foto2 pas makan malam bareng sebelum pertunjukan. Yang paling depan sebelah kanan itu dosenku!

Nah, untuk kali ini pertunjukan yang akan kami tonton berasal dari etnis minoritas China yang ada di daerah barat, yaitu Xinjiang Uyghur. Beragam tarian dan musik instrumen tradisional disajikan dalam 2 jam. Sungguh, aku sangat terkesan dengan pertunjukan ini, maasyaAllah. Luar biasa sekali keragaman budaya dan suku bangsa di dunia. Khususnya untuk Xinjiang, budaya mereka merupakan perpaduan antara Timur Tengah, India dan China; UNIK!

Ini salah satu adegan tariannya. maap gak jelas, soalnya ngambil fotonya sembunyi2 :p
Yg ini kayak ada campuran Eropa-nya

Bagi pengamat studi China atau dunia Islam, mungkin nama Xinjiang sudah tidak terlalu asing. Xinjiang merupakan salah satu dari lima autonomous region yang ada di China. Daerah ini dimukimi oleh etnis Uyghur yang mayoritas beragama Islam. Secara fisik dan budaya, mereka sebenarnya lebih dekat dengan masyarakat di negara-negara Asia Tengah yang berakhiran nama -Stan. Nah, kemudian apa kaitannya antara Xinjiang dengan postinganku kali ini?

Sebenarnya, nama Xinjiang sudah terngiang-ngiang di benakku sejak beberapa tahun terakhir. Minatku terhadap contemporary Islamic studies dan Silk Road, telah membawaku hingga ke negeri Formosa ini :). Trus, apa maksudnya?

Aku punya mimpi yang besar untuk mengunjungi daerah ini, namun bukan dengan “bungkus” jalan-jalan saja, tetapi juga ada kaitannya dengan akademis. Dan, memang luar biasa, Allah Maha Segalanya! Daku berjodoh menemukan jurusanku (di IMAS NCCU) yang menawarkan mata kuliah kajian China dan minoritas :D! Dan terlebih daku mendapatkan rejeki beasiswa untuk studinya. Alhamdulillah, bahagianya~

你們究竟否認你們的主的哪一件恩典呢?( Nǐmen jiùjìng fǒurèn nǐmen de zhǔ de nǎ yī jiàn ēndiǎn ne?) –> maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Selepas dari menonton pertunjukan itu, niatku untuk berkunjung dan melakukan riset lapangan di Xinjiang Uyghur semakin berkobar! Kemudian, dengan segenap hati kurancang rencanaku untuk bisa ke sana. Kucari-cari informasi sedemikian detail, agar mimpiku ini semakin konkrit 🙂 (#bukan sekedar angan ^^). Salah satunya adalah dengan survey transportasi untuk menuju ke sana. Dari website INI, aku mendapatkan jadwal dan perkiraan harga tiket untuk menuju ke Urumqi (ibukota Xinjiang) dari stasiun Beijing West. Waaah, jadi nostalgia, ingat perjalanan “tergila” yang kulakukan tahun 2010 lalu ^^

Ini peta rute kereta Beijing West – Urumqi

Bismillah, mantapkan niat dan langkah untuk menuju ke Xinjiang! Xinjiang, tunggu aku di sana :D! I’ll come soon. insyaAllah :D!

Advertisements

2 thoughts on “Xinjiang, I’ll come!

  1. assalamu’alaikum kak.mau minta pendapat blh kak? kalo mau s2 jurusan tafsir al quran di Xianjiang bagus ga ya kak?hehehehe. terima kasih kak.
    wa a’laikum salam

    1. wa’alaykumussalam wr wb. halo putra, kalau untuk jurusan tafsir di Xinjiang, saya kurang tahu. Tapi saran saya sebaiknya langsung ambil di Timur Tengah saja, karena khawatir dengan perizinan studi di Xinjiang akan sulit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s