[Story] 9855 hari

Ini bukan judul film atau novel fiksi. Ini adalah judul dari sebuah kisah nyata perjalanan hidup seorang anak manusia.

Bermula dari pertemuan dua orang dewasa pada tahun 1982. Di tempat yang tak pernah diperkirakan sebelumnya, sang laki-laki bertemu dengan tulang rusuknya. Niat awal bertandang ke rumah sahabat di pagi hari untuk silaturrahim, tak disangka membawa pinangan sore harinya. Di sisi sang wanita, ia sungguh tak menyangka bahwa kawan laki-laki yang diajak sang abang ke rumah di pagi harinya, di kala petang berubah statusnya menjadi calon suami untuk dirinya.

Tanpa berpanjang-panjang waktu, beberapa pekan kemudian sang lelaki dan wanita ini pun menjadi sepasang suami istri. Di akhir Juli 1983, buah hati pertama hadir ke dunia, dan selang empat tahun kemudian, tepatnya hari Rabu 14 Januari 1987, sekitar pukul 8 malam, buah hati kedua pun juga lahir ke dunia dengan amat sehat.

Tanpa terasa, waktu berlari begitu cepat, hingga hari ini, 14 Januari 2014, si buah hati kedua melewati hari ke-9855-nya* hidup di dunia. MaasyaAllah.

80Final_Countdown-med

Ya. Si buah hati kedua itulah, aku. Sepasang suami istri yang kuceritakan di atas adalah bapak ibuku. 9855 hari, atau dihitung dalam angka tahun sejumlah 27, adalah waktu yang telah kulalui.

Entah, dari 9855 hari itu, berapa persen di antaranya waktu yang bermanfaat, atau malah merugi? Subhannallah. Entah berapa banyak peristiwa yang terjadi selama 9855 hariku, namun yang pasti aku senantiasa diingatkan oleh orang tuaku untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang telah kualami dan dapatkan selama ini. Juga, kalam-Nya senantiasa mengingatkan kita untuk jangan sampai kita termasuk golongan orang yang merugi. Sudahkah aku lebih baik dari hari kemarin?

Kita tak pernah tahu sampai berapa lama lagi kita berada di dunia ini. Maka, janganlah pernah menyiakan apa yang sudah ada, dan jangan lupa mensyukurinya. Jangan pernah pula untuk senantiasa berterima kasih kepada Dia Yang Maha Esa, serta Rasul-Nya dan para pengikutnya. Tak boleh pula kita lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu-ibu dan kemudian bapak, saudara/saudari, keluarga besar, kerabat, sahabat, teman, kolega, dan semuanya yang pernah ikut memberi warna (warna apapun itu) pada kanvas kehidupan kita.

Juga, semoga semangat perbaikan diri untuk lebih mendekat kepada-Nya, dan menjadi manusia yang lebih baik, senantiasa membersamai langkah di hari-hari berikutnya. Semoga senantiasa berkah dan diberkahi setiap yang dilakukan. Dan semoga ketika nafas ini ditarik, semoga saat itu adalah saat dimana aku berada dalam kondisi paling dekat pada-Nya. Khusnul khotimah. aamiin.

Alhamdulillah. Untuk semuanya, terima kasih sudah mengisi 9855 hari ini. Jazakumullah khairan katsir.

thank-you-different-languages

PS: Love message from my mak and pak in this early morning (marakke mbrebes mili TT___TT). Smoga Allah mengijabahi doa kedua orang tuaku. Aamiin.

Assalamualaikum wr.wb. Adek, 27 tahun yang lalu alhamdulillah adek dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Bersyukurlah kepada Allah swt, insyaAllah adek bisa menjaga kesehatan itu, menjadi orang yang berilmu, mengamalkannya untuk kepentingan dunia dan akhirat. Jadilah orang yang rendah hati, semoga Allah meridhoi usaha adek, memberi jodoh, rezeki, dan umur yang barokah. Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin. Wassalamualaikum wr.wb. [by: Mak]

Assalamualaikum wr.wb. Alhamdulillah hari ini genap 27 thaun, smoga berkah dan mendapat ridha Allah. aamiin. Tanggung jawab bapak belum selesai ya, dik :)? [by: Pak]

*Perhitungan 9855 hari berdasarkan perhitungan 27 tahun x 365 hari, tanpa mengikutsertakan pertimbangan jumlah tahun kabisat yang dilewati.

11 thoughts on “[Story] 9855 hari

  1. Jeng Chiku…

    Baru tau klo ultah…. *Jrg buka FB sekarang, hehe -lemot inetnya😄

    BarakaAllah jeng…
    Semoga sisa umur semakin bertambah manfaat dan kebaikan buat jeng dari Allah ‘Azza wa Jalla….

    Oiya ada pesan bagus yg bisa ku share (dari: Ust. Moh. Fauzil Adhim)
    *edit dikit🙂

    “… dan jika kematian datang lebih cepat dari apa-apa yang engkau cinta/ cita-citakan ~ yang belum engkau capai atau jalani…
    Semoga,
    Allah ‘Azza wa Jalla mencatat dan menilai setiap NIAT tulusmu dan
    kesediaanmu untuk BERBENAH, dalam titian langkahmu menjadi sebaik-baik hamba-Nya…”

    Begitu…🙂

    Okay, Miss u Jeng! :*

  2. chikuuuuuuu kaya cerita dibuku aja.. selamat ulang tahuuunnn yaaa.. selalu sehat dan bahagiaaaa.. sukses segalagala.. pelukpeluk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s