[Travel] The Great Wall – Badaling, China

The Great Wall 長城 (Changcheng) ato pas jaman SD kukenal sebagai Tembok Raksasa, merupakan salah satu keajaiban dunia yang masih kokoh berdiri hingga saat ini. Dengan panjang sekitar 6300 km, tembok ini melindungi sekaligus membatasi China bagian utara dengan daerah Mongolia. Dibangun sejak jaman Kaisar pertama China, Shih Huang Di (220 – 206 BC) hingga Dinasti Ming, tentunya great wall ini mengorbankan begitu banyak keringat dan darah manusia. Tidak hanya ribuan, tapi bahkan hingga jutaan jiwa melayang.

Alhamdulillah, pada 29 Juni 2010 yang lalu aku diberi kesempatan untuk melihat langsung bangunan bersejarah ini. Ada beberapa area untuk bisa “merasakan” great wall, salah satu pintu masuk yang kukunjungi adalah Juyongguan atau lebih dikenal sebagai Badaling/ North Pass, bisa kulihat betapa tembok besar ini dengan gagahnya terbangun di antara bukit-bukit yang menjulang tinggi. Walo saat itu kabut sedang menyelimuti, tapi hal tersebut tidak mengurangi keindahannya.

IMG_0043

Aku membayangkan, bagaimanakah caranya orang-orang China zaman dahulu membangun tembok ini??? Tentunya sangat berat dan luar biasa susahnya, selain karena harus mengangkut beratus-ratus kilo batuan sebagai bahan dasar tembok, mereka (para pekerja) harus berjuang melewati tempat-tempat yang sulit. Bayangkan, di atas gunung!!

IMG_0102
Scary enough to see the height😄

Dari penjelasan pemandu wisatanya, pada saat itu apabila ada pekerja yang wafat, maka tubuhnya akan dikuburkan di fondasi tembok tersebut. Oleh karenanya, bisa dikatakan tembok besar ini sekaligus merupakan makam para pekerja. Ada beberapa pos “pendakian” di Badaling ini, namun aku hanya sanggup sampai pos ke 2.

Itupun sebenarnya sudah hampir menyerah di tengah jalan saking gak kuatnya. Namun, dengan adanya dukungan dari orang-orang seperjuangan, akhirnya aku menamatkan rute pendakian pos 2 ini. he..he.. Subhannallah, kesanku saat mendaki great wall adalah bener-bener bikin sport jantung. Selain karena kontur tangga yang sangat terjal, juga disebabkan oleh sensasi ngeri karena ketinggian lokasi pos-pos itu.

Wah, aku harus lebih banyak berolahraga, supaya dalam kunjungan berikutnya bisa sampai pos yang lebih tinggi lokasinya. he..he… Baru dua pos aja dah kecapekan, apalagi kalo sampe menyusuri 6300 km temboknya ya? pantes aja sampe skarang belum pernah ada orang yang bisa menaklukannya. Selain karena jarak, juga dikarenakan oleh faktor usia tembok yang sudah sangat tua. Terlebih saat ini tidak semua bagian tembok utuh, ada yang sudah rapuh di tengah belantara China sana. hmm…

Further history about great wall, bisa dibaca di SINI atau ato di official websitenya di SINI.

More pictures:

IMG_0069
View from above
IMG_0046
Siap-siap hiking

IMG_0061

3 thoughts on “[Travel] The Great Wall – Badaling, China

  1. Pingback: [Story] Thanks T700, Welcome A645 | Chikupunya

  2. aulia

    Assalamulaikum wr wb, mashaallah ceritanya luar biasa mbak. mba… boleh minta info gimana caranya dapet visa RRC dari Taiwan. susah apa ga ?😀

    1. wa’alaykumussalam wr wb. kalau visa RRC dari Taiwan jauh lebih sulit, ribet dan mahal karena harus memprosesnya di HongKong. Kalau via travel agent di Taiwan juga bisa, tapi persyaratannya banyak (termasuk sudah punya visa RRC sebelumnya) en cukup mahal (skitar 6000 ntd). Saranku kalau mau ke RRC urus visanya pas di Indonesia aj🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s